Breaking News
Beranda » Ahlul Bayt » Mati Tanpa Imam, Mati Jahiliyah (Eps. 1)

Mati Tanpa Imam, Mati Jahiliyah (Eps. 1)

Bismillahirrohmaanirrohiim
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad

Dalam Shahih Muslim, Rasulullah (saw) bersabda :

“Barangsiapa mati dalam keadaan tidak memikul baiat di pundaknya maka matinya mati jahiliyah.”
Hadits ini disebutkan di hal. 773 pada naskah yang umum, hadis 1850.

Pertanyaan ialah, Imam ini satu atau beberapa orang dari zaman ke zaman? Pada zaman Rasulullah hidup tentunya imamnya adalah beliau saw sendiri. Orang yang mati dalam keadaan tidak berbaiat dan tidak memikul baiat kepada Rasulullah maka matinya mati jahiliyah. Mengapa? Karena Rasulullah pada zamannya adalah imam.

Sepeninggal beliau, maka menurut Ahlussunnah kaum muslimin berbaiat kepada khalifah pertama, mengingat mereka meyakininya sebagai imam yang sah, entah dengan nash atau dengan pemilihan atau lainnya.

Setelah itu adalah khalifah kedua, kemudian khalifah ketiga, lalu khalifah keempat dan seterusnya. Jadi, dapat kita simpulkan bahwa maksud hadist diatas ialah :

“Barangsiapa mati dalam keadaan tidak memikul baiat kepada IMAM PADA ZAMANNYA maka matinya mati jahiliyah.”

Sebab, jika tidak begitu maka tak wajib berbaiat kepada khalifah pertama dan kedua, melainkan hanya wajib berbaiat kepada Rasulullah (saw) karena beliau adalah imam para imam.

Penjabaran lebih lanjut dari Sayid Kamal Haydari dapat dilihat dalam video dibawah ini, selamat menyaksikan.

Like this Article? Subscribe to Our Feed!

Tentang Alhusaini

Cek juga

Amar Ma’ruf Nahi Munkar – Asyura (1) Oleh Sayid Thoha Musawa

Amar Ma’ruf Nahi Munkar (1) Haul Cucu Nabi Muhammad (saw) Imam Husain bin Ali (as) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *