Breaking News
Beranda » Ahlul Bayt » Persitiwa al-Ghadir Dalam Perspektif Ahlussunnah [ eps.2]

Persitiwa al-Ghadir Dalam Perspektif Ahlussunnah [ eps.2]

Bismillahirrahmaanirrahiim..
Allahumma Sholli ala Muhammad wa aali Muhammad

Walaupun hadist al-Ghadir telah disepakati oleh semua ulama namun Ibnu Taymiah berusaha untuk mendhaifkan hadist ini sampai-sampai Syekh Muhammad bin Abdul Hadi Jawisy mengatakan,“Ibnu Taimiyyah dan golongannya bermaksud membuka peluang di depan para ‘zindiq’, yakni untuk setiap orang yang tidak layak berbicara tentang sebuah hadist, untuk berkata dan bersikap keras seenaknya; “Ini bertentangan dengan salah satu prinsip Islam.”

Dan juga Imam Taqiyyuddin al-Hishni, yang sezaman dengan Ibnu Taimiyyah mengatakan; “Dalam diri Ibnu Taimiyyah ada kebencian kepada Rasulullah saw dan Ahlul Baitnya.”

Adapun Syekh Nadi al-Badri menjelaskan mengapa Rasulullah mengaitkan kitab suci dengan itrah dalam hadis al-Ghadir, dan apa bahaya pemisahan antara keduanya dengan sangat baik dan dalam perspektif ahlussunnah.

Like this Article? Subscribe to Our Feed!

Tentang Alhusaini

Cek juga

Syaikh Utsaimin : “Wajib Taat Kepada Pemimpin Walaupun Zalim”

  Like this Article? Subscribe to Our Feed!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *