Breaking News
Beranda » Marja' dan Ulama » Imam Abu Hanifah Di Mata Imam Mazhab Lainnya

Imam Abu Hanifah Di Mata Imam Mazhab Lainnya

oleh Haydar Syarif Alhusayni

Abu Hanifah dikenal sebagai ulama dari salah satu empat Mazhab Sunni yang sempat belajar kepada Imam Ja’far Shadiq (as). Salah satu ucapannya yang terkenal adalah :

أبا حنيفة ومالك كانا تلميذين للإمام الصادق وكان أبو حنيفة كثيرا ما يقول لولا السنتان لهلك النعمان

Abu Hanifah dan Malik adalah murid dari Imam Shadiq dan Abu Hanifah biasa mengatakan : “Tanpa dua tahun al-Nu’man akan binasa” (Nazarat fi al Kutub al Khalidah halaman 182:)

Dalam Minhaj al-Syariah al-Islamiah j. 3 h.114:

وأخذ عنه أيضا الإٌمام أبو حنيفة في الكوفة ، وقال ما رأبت أفقه من جعفر بن محمد الصادق

“Begitu juga Imam Abu Hanifah dibawah pengajaran (Imam Shadiq) di Kufah, dan ia (Abu Hanifah) berakata :’Aku tidak pernah melihat sorang yang lebih faqih dari Ja’far bin Muhammad al Shadiq”

Ulama Sunni Syaikh Ibn Talha As-Syafi’i dalam Matalib al Sual halaman 218:

واستفاد من الإمام الصادق جماعة من أعيان الأئمة وأعلامهم مثل مالك بن أنس وأبو حنيفة

“Banyak ulama yang mengambil manfaat dari Imam Ash-Shadiq seperti Malik bin Anas dan Abu Hanifah”

.

.

.

.

Pada masa itu, pengetahuan Islam menyebar dan pelajar mengambil manfaat dari ajaran ulama dengan perbedaan pandangan yang jauh dan luas. Abu Hanifah termasuk yang mengambil pelajaran dari Imam Ja’far Ash-Shadiq (as) walaupun sekitar dua tahun sebagaimana yang di ucapkannya. Jika kita belajar fiqih atau ilmu agama lainnya dibawah guru dengan keyakinan yang berbeda untuk diri sendiri maka itu TIDAK secara otomatis berarti kita harus merubah keyakinan kita. Oleh sebab itu jika ada krtitik terhadap Abu Hanifah, terkait tentang pandangan-pandangannya tidaklah berpengaruh terhadap Imam Ja’far (as) yang mana Imam Abu Hanifah sempat dua tahun belajar kepadanya.

Oknum Ulama sering mengatakan bahwa mazhab Islam yang benar adalah empat mazhab ahlu sunnah, selain dari mazhab tersebut sesat, tidak boleh di ikuti, dan lain-lain. Jika kita perhatikan beberapa Imam Mazhab tersebut sering kali mengkritik pedas ulama mazhab lainnya. Abu Hanifah adalah salah satu Imam Mazhab Sunni yang sering di kritik pedas oleh Imam Mazhab Sunni lainnya.

.

.

.

.

Abu Hanifah Dalam Pandangan Imam Ahmad Bin Hanbal

 

Tarikh Baghdad (13/454) :

أخبرنا الحسن بن الحسن بن المنذر القاضي والحسن بن أبي بكر البزاز قالا أخبرنا محمد بن عبد الله الشافعي سمعت إبراهيم بن إسحاق الحربي قال سمعت احمد بن حنبل وسئل عن مالك فقال حديث صحيح ورأي ضعيف وسئل عن الأوزاعي فقال حديث ضعيف ورأي ضعيف وسئل عن أبي حنيفة فقال لا رأي ولا حديث وسئل عن الشافعي فقال حديث صحيح وراي صحيح

Ishaq bin Harby berkata : “Aku mendengar, Ahmad bin Hanbal ditanya mengenai Imam Malik. Jawabannya; ‘Hadisnya Shahih tapi pendapatnya Lemah (dhaif). Lalu ia ditanya mengenai Awzai, ia menjawab; ‘Hadis dan pendapatnya keduanya Dhaif, lalu ia ditanya tentang Abu Hanifah, ia menjawab; ‘Tdk Hadis dan tidak Pendapatanya (tidak ada nilainya), lalu ia ditanya tentang Imam Syafi’i, jawabannya; “Hadis dan pendapatnya shahih”

Tarikh Baghdad (15/ 569) :

أخبرنا بن رزق حدثنا احمد بن سلمان الفقيه المعروف بالنجاد حدثنا عبد الله بن احمد بن حنبل حدثنا مهنى بن يحيى قال سمعت احمد بن حنبل يقول ما قول أبي حنيفة والبعر عندي إلا سواء

 

Ahmad bin Hanbal berkata : “Menurutku pendapat Abu Hanifah sama dengan kotoran kambing”

Keterangan :

SANADNYA KEPADA MUHANNA ADALAH SHAHIH,MUHANNA ADALAH SEORANG TSIQOH DAN SANGAT TEGUH BERPEGANG PADA SUNNAH,TAMPAKNYA ABDULLAH (PUTRA AHMAD BIN HAMBAL) TIDAK MENDENGAR DARI AYANYA DAN IA MENGAMBIL DARI MUHANNA. (catatn kaki Tarikh Baghdad j. 15/569)

Ulama kontemporer Sunni, Hasan As-Saqqaf mencatat dalam Al Salafya al Wahabiah, hal. 73 :

فالحنابلة يرون أن الإمام أبو حنيفة من أئمة الضلال

“Hanbaliyah menyakini bahwa Imam Abu Hanifah adalah Imam kesesatan.”

Tarikh Baghdad (13/416) :

http://islamport.com/d/1/trj/1/108/1614.html

أخبرنا بن رزق أخبرنا بن سلم حدثنا الأبار حدثنا أبو الأزهري النيسابوري حدثنا حبيب كاتب مالك بن أنس عن مالك بن أنس قال كانت فتنة أبي حنيفة أضر على هذه الأمة من فتنة إبليس

Malik bin Anas berkata : “Fitnah Abu Hanifah lebih berbahaya bagi umat dari pada Fitnah Iblis”

Tarikh Baghdad (13/415) :

http://islamport.com/d/1/trj/1/108/1614.html

أخبرنا بن الفضل أخبرنا عبيد الله بن جعفر بن درستويه حدثنا يعقوب بن سفيان حدثني الحسن بن الصباح حدثنا إسحاق بن إبراهيم الحنيني قال قال مالك ما ولد في الإسلام مولود أضر على أهل الإسلام من أبي حنيفة

“Malik berkata : Tidak seorangpun lahir dalam islam yang lebih berbahaya dari Abu Hanifah”

Abu Hanifah Dalam Pandangan Imam Syafi’i

 

Tarikh Baghdad (15/ 567) :

وقال أيضا حدثنا أبي حدثنا هارون بن سعيد الأيلي قال سمعت الشافعي يقول ما أعلم أحدا وضع الكتاب أدل على عوار قوله من أبي حنيفة

Syafi’i berkata : “Saya tidak tahu siapa yang menulis sebuah kitab yang membuktikan kesalahannya sendiri kecuali Abu Hanifah”

 

Halaman yang sama :

أخبرنا احمد بن محمد العتيقي والحسن بن جعفر السلماسي والحسن بن علي الجوهري قالوا أخبرنا علي بن عبد العزيز البرذعي أخبرنا أبو محمد عبد الرحمن بن أبي حاتم أخبرنا محمد بن عبد الله بن عبد الحكم قال قال لي محمد بن إدريس الشافعي نظرت في كتب لأصحاب أبي حنيفة فإذا فيها مائة وثلاثون ورقة فعددت منها ثمانين ورقة خلاف الكتاب والسنة

Berkata Muhammad bin Idris As-Syafi’i : “Aku melihat kitab sahabat-sahabat Abu Hanifah dan itu terdiri dari 130 halaman, aku menemukan di dalamnya 80 halaman yang bertentangan dengan Al Kitab (al Qur’an) dan Sunnah”

 

Tarikh Baghdad (15/549) :

– وقال الشافعي شر عليهم من أبي حنيفة

“Syafi’i mengatakan kepada mereka kejahatan Abu Hanifah”

 

Imam Subki mencatat pernyataan Imam Syafi’i dalam Tabaqat al-Shafi’iyah al-Kubra, j.2 h.94 :

وكذلك وجدت كتاب أبى حنيفة إنما يقولون كتاب الله وسنة نبيه وإنما هم مخالفون له

“Aku telah melihat kitab Abu Hanifah dan mereka mengklaim bahwa apapun yang mereka katakan ada dalam Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya, dan sebenarnya mereka menentangnya. (bertentangan dengan Kitabullah dan Sunnah)

.

.

.

Dari semua itu maka terlihat jelas bahwa tidak ada kewajiban bagi siapapun untuk mengikuti salah satu dari empat Mazhab Sunni, karena jika kebenaran ada pada keempat mazhab tersebut, mengapa salah satu Imam Mazhab dari empat mazhab tersebut dikritik pedas oleh Imam Mazhab lainnya..? Lalu pandangan yang mana yang harus diikuti.? toh kedua Imam Mazhab Sunni tersebut jelas-jelas mengatakan bahwa Abu Hanifah yg merupakan salah satu dari Imam Mazhab sunni tersebut merupakan seorang Imam kesesatan, pendapatnya tidak ada artinya, fitnahnya lebih berbahaya daripada fitnah iblis, dll (sebagaimana yang tercantum dalam Tarikh Baghdad diatas) ?

Pada intinya silahkan bagi anda untuk mengikuti mazhab manapun yang anda yakini, tidak ada monopoli dalam bermazhab, yang jelas kewajibannya adalah mengikuti Tsaqalain : Kitabullah dan Ahlul Bait.

Salam Damai

==

Like this Article? Subscribe to Our Feed!

Tentang nurmadinah

Cek juga

Pembunuh Al-Husain (as) Menurut Ulama Ahlussunah dan Menurut Pembela Yazid bin Muawiyah

Like this Article? Subscribe to Our Feed!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *